Kegunaan dan Akibat dari biji kopi hijau Untuk Kesehatan

Kegunaan dan Akibat dari biji kopi hijau Untuk Kesehatan

biji kopi hijau - Green coffee atau yang kerap kita kenal dengan nama biji kopi hijau merupakan biji dari kopi yang belum melalui proses pembakaran. Sebetulnya proses pemanggangan pada biji kopi bisa mengurangi kandungan asam klorogenat. Karena itu, pada biji kopi hijau atau green coffee tersebut khasiat asam klorogenat akan lebih kuat dibandingkan dengan kopi yang biasanya yang sudah menjalani proses pemanggangan (kopi hitam). Asam klorogenat yang ada pada kopi memiliki banyak sekali manfaat terutama bagi kekebalan tubuh. Apalagi untuk mengurangi bobot badan kita, mengkonsumsi biji kopi hijau tersebut amat popular dikalangan orang-orang saat ini. Menurut penelitian ditemukan khasiat asam klorogenat dalam biji kopi dapat berguna untuk membakar kolesterol dengan amat cepat tanpa kita harus menjalani kegiatan tambahan. Selain itu, manfaat tersebut juga mempunyai manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit untuk orang yang memakannya seperti obesitas,diabetes, Alzheimer, hipertensi, juga infeksi akibat kuman.

Khasiat Biji kopi hijau dalam Pengobatan Berbagai Macam penyakit

Berdasarkan riset yang mengatakan bahwa biji biji kopi hijau (green coffee) mempunyai sebuah asam klorogenat dan kafein yang dapat bermanfaat untuk manusia. Berikut ini merupakan beberapa khasiat yang bisa didapatkan dari biji kopi hijau yaitu:

1. Mengurangi Resiko Hipertensi atau darah tinggi

Asam klorogenat pada biji kopi hijau ini rupanya diyakini mampu mengurangi penyakit tekanan Darah Tinggi (Hipertensi). Pada sebuah riset yang sudah dilakukan pada Clinical and Experimental Hypertension pada tahun 2006 menyimpulkan bahwa beberapa pasien yang telah memakan ekstrak biji biji kopi hijau dengan komposisi 140 mg per hari memperlihatkan tekanan darahnya mulai menurun. Karena belum ada laporan dari orang-orang yang telah mengkonsumsi biji biji kopi hijau ini tentang efek negatifnya, maka herbal ini bisa dinyatakan aman apabila dikonsumsi untuk menghilangkan penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).

2. Memperbaiki Kerja Sel Otak dan Suasana Hati

Green Coffee atau biji kopi hijau itu juga mempunyai kandungan kafein yang bermanfaat baik bagi tubuh. Kafein mempunyai efek yang baik dalam menenangkan mood seseorang dan juga bias meningkatkan kinerja atau kegiatan otak. Berdasarkan sebuah riset bahwa beberapa penelitian telah mengkonfirmasikan kafein untuk obat untuk meningkatkan reaksi otak seperti memori, kewaspadaan, waktu, fokus, ketahanan tubuh dan banyak lagi factor yang lain dari kinera otak kita.

3. Sebagi Sumber Antioksidan

Biji Biji kopi hijau atau green coffee mengandung beberapa zat antioksidan yang berfungsi sebagai mengurangi radikal bebas pada tubuh yang dapat merusak sel. Pengggunaan biji green coffee ini merupakan tindakan pencegahan yang nantinya akan membuat tubuh anda menjadi semakin sehat karena jumlah kerusakan sel-sel tubuh menjadi berkurang. Pada sebuah riset bahwa dalam biji biji kopi hijau atau green coffee ada asam klorogenat yang bisa dipakai untuk pencegahan perkembangan 4 macam sel kanker.

4. Menghilangkan Resiko Diabetes

Supaya dapat menyembuhkan kadar gula dalam darah (diabetes), ekstrak dari kandungan biji biji kopi hijau ini juga sangat berguna untuk memperlancar penurunan kadar gula yang tinggi pada darah kita. Sementara itu, ketika anda menguruskan badan menggunakan biji kopi hijau ini, maka amat penting dikerjakan bila anda mau mengobati diabetes mellitus tipe yang ke 2. Pada dasarnya diabetes tersebut sering diderita oleh orang yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) sehingga menguruskan badan adalah jalan keluar yang paling utama. Apalagi bila kadar kolesterol dalam darah amat tinggi akan menyebabkan bermacam-macam kerugian pada tubuh kita.

Manfaat Green Coffee Untuk Menurunkan Berat Badan

Dari sebuah penelitian yang dikerjakan di BMC Complementary and Alternative Medicine juga sudah terbit di bulan Maret Tahun 2006 menunjukkan ekstrak green coffee bisa bermanfaat untuk menghilangkan berat badan, lemak dalam tubuh, serta lemak yang terkandung pada hati seekor tikus. Riset tadi dapat menunjukkan bahwa kafein dan asam klorogenat merupakan zat paling penting pada biji green coffee dapat berguna untuk menghilangkan lemak seseorang. Hal ini dikarenakan asam klorogenat pada biji biji kopi hijau yang belum dipanggang bisa semakin gampang diolah dan dimanfaatkan oleh tubuh kita. Meskipun telah ada orang yang telah meneliti bermacam-macam khasiat dari biji kopi hijau atau green coffee, namun telah ada bukti nyata yang menyatakan bahwa biji kopi hijau memang benar-benar memiliki manfaat untuk kesehatan terlebih lagi dalam menguruskan tubuh. Dari data para periset ini, telah diferifikasi tentang ekstrak biji kopi hijau yang lebih efektif dalam menurunkan bobot badan jika dibandingkan dengan placebo. Untuk khasiat yang lain dari green coffee tersebut memang banyak yang belum diketahui pengujiannya, tapi sangat diperlukan penelitian kembali berkenaan dengan khasiat biji kopi hijau ini disamping untuk mengurangi berat badan. Selain itu, biji green coffee ini juga bermanfaat dalam menghindari munculnya radikal bebas pada tubuh yang nantinya bias menghancurkan oragan-organ tubuh dan mempunyai peran penting pada kondisi yang disebabkan penyakit kardiovaskular. Khasiat asam klorogenat pada green coffee pada dasarnya adalah seter asam kafein yang memiliki sumber antioksidan amat baik. Disamping itu, asam klorogenat ini juga berperan sebagai obat penghilang rasa sakit misalnya untuk sakit kepala (migraine). Karenanya pada green coffee tersebut mempunyai manfaat pada kafein yang bisa menenangkan migraine dan sakit kepala. Ketika mengalami migrain, sel-sel otak akan memperlebar reseptor rasa sakit. Disamping itu, tekanan darah dan detak jantung mendorong dinding sel darah hingga akhirnya menyebabkan rasa sakit yang berlebihan. Karenanya, pada kafein green coffee tersebut, juga terdapat kandungan aspirin dan astaminofen yang bias dimanfaatkan untuk menyembuhkan pembuluh darah yang membengkak pada otak karenanya pembuluh darah menjadi lancar dan menghentikan penyebaran rasa sakit. Pada green coffee atau biji kopi hijau tersebut pastilah ketika menolong tubuh dalam menghancurkan lemak membutuhkan vitamin dan juga mineral yang ada di dalamnya. Untuk itu, biji kopi hijau bias menolong menjaga jumlah nutrisi pada tubuh kita karena terdapat dan mineral di dalamnya. Karena terdapatnya mineral dan vitamin juga harus didukung dengan pengolahan pembakaran tubuh karenanya pada saat membakar kalori dan lemak tidak begitu cepat.

Efek Negatif Mengkonsumsi Green Coffee atau Biji kopi hijau

Meminum biji kopi hijau atau green coffee menggunakan takaran yang tepat maka hasilnya bisa sesuai dan aman. Nah, takaran yang sesuai jika anda mau meminumnya paling banyak adalah 480 mg per hari selama kira-kira 12 pekan. Pengkonsumsian green coffee yang aman dipakai maksimal adalah 200 mili gram yang diminum 5 kali dalam sehari dalam kurun 12 pekan. Dosis pengonsumsian ini amat penting untuk diawasi karena dalam green coffee ini terdapat kafein yang mirip seperti pada kandungan kopi . Karena sebab itu, green coffee atau biji kopi hijau itu pun memiliki efek negatif jika disamakan dengan kafein yang serupa dengan kopi lainnya. Akibat mengkonsumsi kafein yang berlebihan bisa mengakibatkan imsomnia, gelisah dan gugup, muntah, sakit perut sertamual, pernafasan dan detak jantung meningkat, serta ada beberapa efek negatif yang lainnya. Sama halnya jika meminum kopi dengan jumlah yang banyak dapat berakibat sakit kepala, gelisah, telinga berdengung, kecemasan, dan jantung berdetak dengan tidak teratur. Disamping itu, jika anda mau meminum kopi mesti memperhatikan peringatan khusus dan harus berhati-hati, apalagi anda mempunyai penyakit tertentu. Maslaah ini sangat diperhitungkan karena dapat menurunkan kondisi keadaan kamu. Beberapa penyakit yang dilarang meminum kopi secara berlebihan dan harus memperhatikan saat meminum green coffee ini beberapa diantaranya sebagai berikut: 1. Menderita gangguan kecemasan 2. Mengalami problem perdarahan 3. Memiliki penyakit diabetes, glaucoma, Syndrome iritasi pada usu, diare, osteoporosis. 4. Tingkat homosestein banyak.